Postingan

Candu, Canda, Cinta

Berawal dari sepenggal canda tidak sengaja.  Sekali jadi dua kali. Dua kali jadi tiga kali.  Sampai akhirnya jadi berkali-kali,  bahkan berhari-hari.  Tiada hari tanpa canda,  tiada hari tanpa tawa.  Dari yang awalnya tidak sengaja,  sampai jadi candu pada akhirnya.  Terbawa suasana hingga terlena.  Lupa waktu, lupa hulu.  Lupa tepian, lupa daratan padahal tak bisa berenang.  Hingga berakhir tenggelam dan tersadar.  Sadar jika semua hanyalah canda.  Dan canda harusnya dibalas dengan tawa bukan cinta. 

Bulan, Matahari, dan Aku

“Kamu tahu?” tanyaku. “Apa?” katamu balik bertanya. “Terkadang, aku merasa hidup orang lain selalu bahagia dan penuh tawa, sedangkan hidupku penuh luka dan air mata,” jelasku. Kamu terdiam tak memberi tanggapan. “Coba kamu lihat ke atas,” katamu memecah keheningan. “Apa yang kamu lihat?” tanyamu. “Bulan,” jawabku singkat. “Apa kamu melihat matahari?” tanyamu lagi. “Apa kamu bercanda? Ini kan malam hari. Mana ada matahari tengah malam begini,” kataku kesal. Kamu tersenyum, lalu berkata, “Kamu tahukan jika malam datang, kita hanya bisa melihat bulan dan tidak melihat matahari. Itu karna mereka punya waktunya sendiri-sendiri. Mereka akan bersinar ketika waktu mereka telah datang dan waktu mereka itu tidaklah berbarengan. Jadi, kita tidak bisa membandingkannya karna mereka itu berbeda, begitu pula dengan manusia,” jelasmu. “Lalu?” tanyaku. “Lalu?” katamu mengulang ucapanku. “Kenapa kamu malah berbicara tentang bulan dan matahari? Apa hubungannya mereka denganku?” ...

Di Balik Sebuah Kehilangan

Pernah nggak sih kamu merasa kehilangan? Entah kehilangan seseorang atau sesuatu yang kamu sayang, yang berharga buat kamu, atau mungkin yang berarti dalam hidupmu. Pernah? Aku pernah. Bahkan ada banyak kehilangan sudah pernah aku rasakan. Mulai dari barang sampai orang. Namun, dari sekian banyak kehilangan yang aku rasakan, ada satu kehilangan yang pada akhirnya membuatku juga harus merasakan kehilangan banyak hal yang lain.  Itu terjadi ketika aku harus kehilangan seseorang yang amat aku sayangi  yang membuatku juga terpaksa harus kehilangan kebahagian dalam hidupku, kehilangan pelindungku, dan yang pasti adalah aku terpaksa harus kehilangan kehadiran dan pelukan seorang bapak dalam hidupku. Dan ini adalah  kehilangan yang rasanya paling menyakitkan. Sedih, hancur, dan terpuruk itulah yang aku rasakan saat itu. Hidup yang dulunya selalu bahagia, penuh suka dan tawa, mendadak jadi hambar, hampa, dan penuh air mata. Yang dulunya selalu dimanja, dituruti,...

Seperti Bintang

Jadilah seperti sebuah bintang,  sekecil apapun dia, seredup apapun cahayanya,  dia selalu menyinari dunia,  menghiasi angkasa.  Jadilah seperti sebuah bintang,  walau tak jadi yang paling terang,  dia tak pernah pergi apalagi hilang,  karna bintang selalu setia pada sang  malam. 

Hukum Tentang Kenangan

Pernah kubaca serangkai kata-kata. Katanya, kenangan itu bagaikan mayat. Harus dikuburkan, lalu ditinggalkan. Namun, terkadang kita perlu mengunjunginya, lalu sekilas mengenangnya. Ingat! Hanya sekedar mengenang, tapi tidak untuk mengulang. Karna kenangan akan indah  bila tetap menjadi kenangan, dan tidak akan menjadi lebih indah bila semuanya kembali direka ulang.